Apr 1, 2018

Negeri di Ujung Tanduk - Tere Liye (Review Buku)

Image result for negeri di ujung tanduk


Judul : Negeri di Ujung Tanduk
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Terbit : April, 2013
Tebal : 360 hlm


Di Negeri di ujung tanduk
Kehidupan semakin rusak 
Bukan karena orang jahat semakin banyak
Tapi semakin banyak orang yang memilih tidak peduli lagi.
Novel berjudul Negeri di ujung tanduk ini merupakan sekuel dari novel bang Tere yang sejenis, yaitu Negeri Para Bedebah. Bedanya, pada novel ini kasus yang diangkat lebih mengarah ke bidang politik pemerintahan.
Thomas, atau kerap disapa Tommi bagi kerabat terdekatnya masih menjadi karakter utama dalam novel ini. Kejadian ini bermula pasca satu tahun tragedi Bank Semesta milik pamannya sendiri. Setelah kejadian itu, Thomas yang awalnya hanya membuka jasa di bidang konsultan keuangan, akhirnya mencoba untuk membuka jasa lain berupa konsultan di bidang politik. Hanya dalam waktu enam bulan, Thomas mampu memenangkan dua kandidatnya sebagai gubernur provinsi. Fantastis!
Awal mula konflik ini terjadi ketika Thomas sedang menaiki kapal menuju Hongkong bersama Opa, Kadek dan Juga maryam, seorang wartawan cantik yang sedang bertugas untuk mewawancarai Thomas. Pada saat kejadian, datang pihak kepolisian dari Kesatuan antiteroris Hongkong ke kapal yang sedang dikemudikan Thomas dengan berdalih untuk memeriksa apakah kapal tersebut aman. Sialnya, setelah diperiksa ternyata ditemukan barang berupa narkoba jenis heroin dan puluhan senjata berbahaya. Thomas kebingungan karena ia bahkan tak pernah memakai barang haram tersebut. Tidak punya pilihan lain, akhirnya mereka langsung ditahan oleh pihak kepolisian setempat.
Konflik kedua terjadi ketika klien politik Thomas yang merupakan mantan walikota dan sekarang telah menjadi gubernur berinisial JD (duh jadi inget sama pak Joko Widodo kan ya? haha) ditangkap atas dugaan kasus korupsi sebuah proyek besar di Jakarta. Herannya, pak JD ini tiba tiba ditangkap tanpa ada pemberitahuan dsb.
Dugaan Thomas hanya satu, pasti ada dalang dibalik semua kejadian ini. Dalang ini disebut Thomas sebagai mafia hukum., dimana mafia hukum ini membentuk satu kesatuan yang didalamnya terdiri atas orang orang besar yang berkuasa.
Diakhir cerita, dapat disimpulkan bahwa keberhasilan Thomas dalamenyelesaikan konfliknya disebabkan rasa kepedulian teman temannya. Jika saja teman temannya tidak peduli dan tidak mau tau dengan apa yang dialami Thomas, mungkin ia sudah mati tertembak oleh para mafia hukum itu.
Novel ini secara tak langsung mengajarkan kita tentang salah satu bentuk sikap yang saat ini sudah tak banyak orang mamenerapkannya. Yup, sikap itu dikenal dengan sikap "Peduli". Banyak dari kita yang mengetahui bahwa hal itu tidak baik tetapi kita lebih memilih untuk diam. Kenapa? Karena kita tidak ingin mengambil risiko yang terlalu besar.
Ending dari cerita ini cukup menegangkan dan membayangkannya saja sudah membuatku tergidik. Yang tidak disangka, dalang dari semua kejadian ini adalah orang yang selama ini dekat dengan keluarga Thomas, bahkan sudah dianggap seperti keluarga sendiri. Siapakah dia?

Mengutip pesan moral dari novel ini bahwa, kepedulian kita hari ini akan memberikan perbedaan berarti pada masa depan.

Share:
Post a Comment