Mar 30, 2018

Tere Liye - Negeri Para Bedebah (Review Buku)


Judul : Negeri Para Bedebah
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : Juli 2012
Jumlah : 440 hlm.
Rate: 4/5

Di negeri para bedebah, kisah fiksi kalah seru dibanding kisah nyata.Di negeri para bedebah, musang berbulu domba berkeliaran di halaman rumah.Tetapi, setidaknya, kawan, di negeri para bedebah, petarung sejati tidak akan pernah berkhianat.

Novel Tere Liye kali ini sangat berbeda sekali dari genre yang biasanya beliau terbitkan. Novel yang berjudul "Negeri Para Bedebah" ini merupakan novel dengan genre action yang dilatarbelakangi permasalahan di bidang ekonomi khususnya mengenai bank.

Novel ini menceritakan tentang kehidupan Thomas, seorang warga negara Indonesia, memiliki masa lalu yang sangat kelam. Ayah dan ibu tommi (begitu sapaan untuknya bagi mereka para kerabat dekat) tewas terbakar akibat bisnis keluarganya yang kacau. Pada saat kejadian, tommi merupakan anak berusia 10 tahun dan sedang mengantarkan botol botol susu ke tetangga sekitar menggunakan sepeda pemberian ayahnya, Edward. Beruntungnya, pada saat kejadian, Oppa dan Tante Liem berhasil selamat dari kobaran api yang habis melalap rumah dan seisinya.

Setelah kejadian naas tersebut, Tommi segera dikirimkan ke sekolah asrama yang ternyata mengubah segala aspek kehidupannya. Ranjang bertingkat, kamar yang sempit, makan yang kadangkala tak puas, berbanding terbalik saat Tommi masih tinggal bersama keluarganya dulu. Tetapi, dari kejadian itu Tommi dapat belajar banyak hal, mulai dari sikap mandiri hingga keberanian. Setelah tamat bersekolah, Tommi melanjutkan sekolahnya ke Universitas di Luar Negeri yang sangat terkenal dan mengambil program bisnis. Karena kecerdasan dan ketekunannya, Tommi berhasil menjadi seorang konsultan keuangan profesional ternama. Kehidupannya pun mulai berubah. Kesibukan demi kesibukan selalu mewarnai aktifitas sehari-harinya.

Namun, kebahagiaan itu terusik ketika Om Liem, kerabat dekat Tommi, memiliki masalah dengan bisnisnya yaitu Bank Semesta. Om Liem, seseorang yang berhasil mengingatkan Tommi pada masa lalunya, sangat membutuhkan bantuan Tommi pada saat itu. Pilihannya hanya ada dua, Bank Semesta kembali beroperasi atau Bank Semesta akan ditutup selamanya?
Akankah Tommi mau membantu Om-nya tersebut sedangkan ia memiliki dendam lama padanya?

Novel ini cukup bagus untuk menguji adrenalin. Bagaimana tidak. Seorang Tommi dengan segenap akal bulusnya ditantang menyelesaikan permasalahan Bank Semesta dalam kurun waktu dua hari saja! Wow. Alur ceritanya juga seru, seperti sedang membaca novel terjemahan pada umumnya. Hehe

Sayangnya, ending dari novel ini agak menggantung. Yah wajar saja, karena novel ini merupakan novel sekuel, hehe. Novel lanjutannya berjudul "Negeri di Ujung Tanduk" yang sesegera mungkin bakal gue share juga review-nya :3

Ending dari novel ini pun tidak mudah ditebak, alias TWIST ENDING
Bukan cuma di ending, tapi ada di beberapa bab yang ceritanya bener bener tidak bisa untuk ditebak. Sebenarnya bisa saja ditebak, tapi tentu akan berbanding terbalik dengan apa yang sudah dibayangkan.

Overall, bukunya ketjeh karena banyak istilah dunia perekonomian ,yang menurut gue sebagai orang awam, bener bener tertarik untuk ngulik lebih jauh. Seenggaknya, buku ini bisa ngasih gue pemahaman atau wawasan baru mengenai dunia perekonomian, terutama dari sisi bank. 


Share:
Post a Comment