Feb 25, 2018

Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang (REVIEW BUKU)




Judul : Catatan Pendek untuk Cinta yang Panjang
Penulis : Boy Chandra
Penerbit : mediakita
Cetakan Pertama : 2014
Jenis : Nonfiksi
Rate : 8/10

Sinopsis :

Pada akhirnya, kamu hanya perlu mensyukuri apa pun yang kamu miliki hari ini. Walaupun yang kamu tunggu tak pernah datang. Walaupun yang kamu perjuangkan tak pernah sadar dengan apa yang kamu lakukan. Nikmati saja. Kelak, dia yang kamu cintai akan tahu, betapa kerasnya kamu memperjuangkannya.

Review :

Barangkali Tuhan sedang tidak ingin kamu jatuh cinta. Agar kamu bisa mencintai dirimu lebih lama. (Obrolan Singkat di Pinggir Laut)

Novel dengan kategori nonfiksi ini berisikan tentang catatan catatan harian dari si penulis, Boy Chandra. Catatan harian ini berputar pada cerita cerita kehidupan yang lebih berfokuskan pada kisah cinta dibalut dengan kebahagiaan, keikhlasan, kesedihan serta kekecewaan. 

Buku ini meskipun memiliki bentuk seperti diary tetapi diksi yang digunakan oleh penulis sangat berbeda karena banyak menggunakan adagium serta kiasan yang unik. Kata-katanya sederhana namun memiliki makna yang mendalam. Banyak pelajaran terutama mengenai kehidupan yang tertuang dalam buku ini.

Pada awalnya, saya enggan membaca buku ini karena saya kira buku ini hanya memuat cerita cinta remaja masa kini. Terlalu banyak kebaperan dan adegan sedu sedan yang ternyata dugaan saya salah besar. Buku ini memang memuat perjalanan kisah cinta dari seorang pecinta. Tapi, yang membuat buku ini berbeda dari buku cinta lainnya terdapat pada diksi dan gaya bahasa yang digunakan oleh penulis. Tak hanya memuat kisah percintaan, penulis juga menyelipkan pesan pesan kehidupan masa kini.

Novel ini layak dibaca untuk semua kalangan, terutama mereka yang sedang atau pernah mengalami keputusasaan dalam hidup, apalagi yang disebabkan oleh cinta hehe. Buku ini tidak termasuk ke dalam kategori berat sehingga dapat dibaca pada waktu kapan saja, lebih enak lagi kalau membacanya pada saat malam tiba dilatarbelakangi oleh hujan rintik rintik. Duh, bukannya semangat malah gagal move on yang didapati haha *bercanda.

Begitulah perasaan. Saat dia memilih jatuh di hatimu. Kau hanya punya pilihan. Mengambilnya dan menyatakan. Atau, membiarkan waktu membuatnya hilang atau atau mungkin diambil orang lain. (Perihal Menyatakan Perasaan, hlm. 4)

Tak usah lupakan, hanya saja biasakanlah diri untuk hidup tanpa dia. Karena sebenarnya orang yang benar-benar melepaskan akan melepaskan seutuhnya. Dan, orang yang benar-benar mencintai akan mencintai sepenuhnya. (Pahamilah, Ini Hanya Cara Mencintai, hlm. 77)




Share:
Post a Comment