Aug 26, 2017

#PolsriStories : DIKSARLIN POLSRI 2017 Part 1 (Pra-Diksar)

HI GUYS!

Kali ini, gue mau berbagi cerita tentang 'keseruan' gue bareng temen temen maba polsri lainnya dalam mengikuti serangkaian kegiatan demi memenuhi persyaratan sebagai mahasiswa/i resmi Polsri. Nah, kegiatannya tuh ada 3 jenis

1. Diksarlin
2. Sisdikti
3. Inagurasi
Khusus post kali ini, gue mau cerita tentang pengalaman gue ikut diksar. Untuk Sisdikti dan inagurasi, gue bakal tulis di post selanjutnya yaa.

1. Pra-DIKSAR

Setelah gue daftar ulang, gue dikasih selebaran kertas yang berisikan pengumuman wajib hadir pada tanggal 26 Juli 2017 dalam rangka pengarahan kegiatan diksarlin 2017. Pengarahannya ini diadakan di lapangan parkir teknik elektro. Lokasinya di belakang gedung KPA. Gue juga diingatkan harus membawa kwitansi dan dokumen penting lainnya seperti keterangan tes buta warna, kupon baju diksar, dsb pada hari itu. Ohya, penting banget nih buat kita para maba, untuk terus pantengin web POLSRI karena biasanya informasi resmi dikasih tau via website. Bisa juga gabung di grup maba polsri. Atau biasanya kakak kakak dari bem polsri juga share info di official instagram mereka. Jangan mudah percaya dengan info yang sifatnya 'kabar burung' yaa.

Kalau kemaren gue udah dapet info tentang nama nama kelompok diksar sebelum hari pengarahan. Jadi, gak perlu repot repot lagi cari siapa temen kelompok kita pas hari pengarahan karena duduknya itu sesuai kelompok diksar. Ohya, kalo gue kemarin setelah dibagi kelompok diksar langsung ada grup per pletonnya. Jadi bisa langsung kenalan dengan temen temen satu kelompok. Btw, gue kemarin gabung di kompi B pleton 2 gelombang 1. Setiap pleton ada kakak pembimbing yang masih mahasiswa juga. Ohya, disini, kita gak pake istilah kelompok, tapi pake istilah satuan kemiliteran yaitu Kompi dan pleton. Kompi itu biasanya kurang lebih 100 orang yang terdiri dari beberapa pleton. Kalau pleton itu semacam regu/kelompok.



duduknya nanti berdasarkan kelompok yang tertera disini.


Karena maba polsri banyak sekitar 2ribuan, makanya diksar dibagi 2 gelombang. Gue kebagian gelombang satu. Untuk tahun ini, pembagian peserta per gelombang gak dilihat dari jalur penerimaan. Jadi bisa aja yang pmdk dapet gelombang 2 dan umpn gelombang 1. Untuk umm, diksarnya tahun depan.

Pas hari pengarahan, harus dicatet jangan sampe telat. Acara dimulai jam 07.00 pagi. Gue kemarin ke polsri sekitar jam 05.50 dan nyampe sekitar jam 06.00 lewat karena nunggu temen dulu (kita janjian pergi bareng). Kalo telat sih, konsekuensinya lo bakal dihukum bahkan sampe dipermalukan. Hukumannya insyaallah mendidik kok. Asal lo ga macem macem aja sih. Kalo kemarin, yang cowok disuruh jalan jongkok terus ada yg disuruh lari juga. Yang cewek langsung disuruh cari kelompok wkwk. Tapi kalo lo telatnya kebangetan, biasanya disuruh berdiri di tengah lapangan sambil dilihat temen temen yang lain. Bawa notes untuk nyatet hal hal yang penting. Jangan pake sendal tapi pakailah sepatu. Terus pake kaos yang berkerah atau kemeja sekalian. Pokoknya pake pakaian yang benar benar menandakan mahasiswa/i polsri. Kalo ngelanggar? Siap siap kena konsekuensinya.

Berhubung diksarlin 2017 beda sistem dengan diksarlin sebelumnya, jadi rundown kegiatan pengarahan juga beda. Tahun kemarin, kata temen gue baju diksar udah dibagiin pas hari pengarahan. Tahun gue ini, baju diksar dibagiin di Lahat (FYI, diksar tahun ini dilaksakan di Rindam II Lahat). So, jam setengah sebelas-an pengarahan udah kelar.

Alat alat yang perlu dibawa selama keperluan diksar:

- Kaos putih berkerah 2pcs (dipakai untuk pulang pergi)
- Celana dasar (dipakai untuk pulang pergi dan bersifat anjuran. Jika memang tidak ada bisa diganti celana jeans atau celana katun).
- Ikat pinggang.
- Training 3pcs.
- Baju kaos/lengan panjang bagi yang berjilbab.
- Jilbab hitam
- Kaos kaki hitam (gue bawa 2 pasang)
- Sepatu hitam
- Sandal jepit
- Pakaian dalam secukupnya
- Pita merah (Yang gak pake hijab, rambutnya dikuncir pake ini. Yang pake hijab, pitanya dipake untuk penanda)
- Uang secukupnya
- manset hitam
- Notes + pena (buat catet materi)
- Kartu BPJS atau sejenisnya
- Obat-obatan pribadi
- Perlengkapan shalat
- Perlengkapan mandi
- Kupon diksar dan kwitansi (ini gak disebutin tapi bawa aja)
- Bekal (Buat di jalan karena polsri gak sediain makan selama di perjalanan menuju lahat. Dianjurkan nasi biar kenyang) 

Perlengkapan Optional (gak disuruh tapi gue bawa) :

- Baju+celana cadangan
- Dalaman jilbab
- Kuncir rambut
- Kaos kaki warna kulit (dipake untuk tidur/waktu istirahat)
- Jaket
- Jilbab warna lain (dipake untuk tidur)
- kantong kresek (Bawa agak banyak dan ukurannya besar)
Tas yang dibawa adalah tas dengan jenis ransel ya. Boleh juga membawa travelbag yang model jinjingan itu. Jangan bawa koper karena ribet dan sangat gak dianjurkan juga oleh panitia. Panitia juga bilang bahwa setelah sampai di lahat kami jalan kaki ke Rindam II Lahat yang jaraknya kira kira 6-km(maybe, ada yang bilang cuma 2-km). Jadi bisa lo imajinasiin sendiri kalo lo bawa koper atau travelbag.

dari stasiun lahat ke Rindam II Lahat

Titik kumpul para peserta DIKSARLIN 2017 ini di stasiun kertapati. Pukul 06.00 semuanya sudah ada di lokasi (stasiun).

NOTE:
Barang yang wajib dibawa ditambah lagi yaitu sprei dan sarung bantal. Bekal gausah dibawa gapapa karena dapet makanan dari pihak kampus untuk di kereta.
---------

Part 2 (DIKSAR!) --> KLIK
Share:
Post a Comment