Wednesday, December 21, 2016

Kenapa Kecurangan UN ( Ujian Nasional ) Masih Marak Terjadi?

Hi guys.
Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh

Akhir-akhir ini, ada banyak sekali pemberitaan mengenai Ujian Nasional (UN) terutama isu mengenai penghapusan UN.
Buat temen-temen yang belum baca beritanya, bisa meluncur kesini ;

Pekan ini, Pemerintah Bahas Penghapusan Ujian Nasional
Penghapusan UN tunggu keputusan Presiden
JK: Penghapusan UN Belum Final
Penghapusan UN 2017, Hingga Pemerataan Kualitas Pendidikan

Dan ternyata, setelah diadakan rapat oleh pihak pemerintah, usulan dari bapak Kemdikbud belum disetujui dan akan dikaji ulang lagi. Itu artinya, UN masih akan tetap dilaksanakan seperti biasa.

So, what?

Sebenernya, apasih yang membuat UN menjadi momok yang menakutkan bagi para pelajar tak terkecuali orangtua? Kenapa UN selalu jadi problematika utama bagi para pelajar bangsa ini? 


Tujuan UN

Berdasarkan buku saku UN yang dibagikan kemdikbud, bahwa tujuan diadakan UN adalah:

a. UN merupakan amanah Undang - Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan amanah PP 19/2005 yang direvisi menjadi PP 32/2013 dan PP 13/2015 tentang Standar Nasional Pendidikan. 

b. UN bertujuan untuk mengukur pencapaian kompetensi lulusan pada mata pelajaran secara nasional dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan (SKL). 

c. UN sebagai sub-sistem penilaian dalam Standar Nasional Pendidikan (SNP) menjadi salah satu tolak ukur pencapaian SNP dalam rangka penjaminan dan peningkatan mutu pendidikan.


Udah tau kan tujuan diadakan UN menurut pemerintah? Okeii, sekarang lanjut ke manfaat UN menurut pemerintah.


Manfaat UN

a. Pemetaan mutu program pendidikan dan/atau satuan pendidikan; 
b. Pertimbangan seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya;
c. Dasar pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan untuk pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan


Nah, sekarang udah tau kan tujuan dan manfaat dilaksanakannya UN?
Tapi, meski udah udah dikasihtau tujuan dan manfaat UN itu apa, masih banyak pelajar yang menginginkan UN dihapuskan saja karena sedikit sekali manfaat yang didapat. Kecurangan ketika UN pun sudah menjadi rahasia umum bagi kalangan pelajar. 


"Kok bisa ya, kecurangan UN masih terjadi?"

Well, menurut gue, banyak faktor yang menyebabkan kenapa kecurangan UN masih marak terjadi;

1. Minimnya rasa Pe-De dikalangan pelajar.

Image result for percaya diri

Okei, gak bisa dipungkiri, kadang gue juga ngerasa kurang pede dengan kemampuan yang gue punya untuk menghadapi UN. Materi belajar yang 'terlalu banyak' terutama fisika (gue bgt :3) , ditambah alokasi waktu untuk belajar yang kurang, bikin gue jadi tambah gak pede untuk menghadapi UN. *aaaaa*

2. Beban secara 'moral' 

Image result for stress animasi

Yeah, ini juga alasan utama kenapa kecurangan UN masih marak terjadi. "Gue takut nilai gue kecil, lalu orangtua gue bakal marahin gue, padahal kan gue udah usaha semampu gue, but nilai bagi orangtua lebih penting dibanding usaha dan kejujuran gue". 
"Jadi, gue mesti gimana? Gue jujur, nilai gue ga gede-gede amat tapi banyak pihak yang marah ke gue, terutama orangtua. Sedangkan, temen-temen gue curang lalu dapet nilai gede, dipuji puji dan diberi penghargaan lagi!"

Kalau beban secara material, seperti masih kurangnya penguasaan pelajaran masih bisa kita perbaiki. Tapi, kalo beban secara moral? 
Mau ngadu ke siapa selain sama Allah SWT? :') *pukpuk*

Banyaknya beban moral yang ditanggung bisa berujung pada keadaan stress. Nah kalo udah ngerasa stress yang berlebihan, biasanya muncul pemikiran 'untuk menghalalkan segala cara' demi dapet nilai bagus. Tuh kan. :')


3. UN dijadikan faktor kelulusan!


Image result for lulus animasi

Nah, ini alasan yang mendominasi kenapa kecurangan UN masih marak terjadi. UN dijadikan sebagai faktor penentu kelulusan. Ketika kita udah berusaha sekolah 3 tahun lamanya, dan kelulusan hanya ditentukan dalam waktu 3-4 hari??!! 

4. Kurangnya Motivasi

Image result for motivasi belajar

Beberapa pelajar mengaku, terutama gue, motivasi memang jadi bekal utama buat lo ngerjain apa-apa termasuk UN. Tanpa motivasi yang memadai, lo bakal terombang ambing gatau arah.... "google maps mana nih,tunjukin gue arah biar ga sesat T_T"


Okeii,

Itu beberapa alasan yang cukup mendominasi kenapa kecurangan UN masih terjadi di kalangan pelajar. 

Sebenarnya, keputusan akan pelaksanaan UN dan tidak memengaruhi kelulusan pelajar itu udah tepat menurut gue. Karena apakah seorang pelajar itu pantas untuk diluluskan atau tidak yah dirinya sendiri dan ibu-bapak guru di sekolah. Karena menurut gue, kelulusan itu gak tepat kalo cuma memperhatikan nilai, tanpa mengindahkan arti dari sebuah proses yang udah dilakuin selama 3 tahun. Nilai itu penting, tapi proses untuk mendapatkan nilai itu lebih penting. Nilai itu memang ga dibawa mati, tapi proses untuk mendapatkan nilai itu yang akan dibawa sampe mati dan bakal ditanyai sama malaikat nantinya.

Untuk seluruh pejuang UN 2017, gue ucapin selamat belajar untuk menempuh UN 2017. Mudah-mudahan diberi kelancaran oleh Allah SWT. Stop ngeluh dan mempeributkan perihal UN. Kalo kamu masih merasa keputusan yang diambil pemerintah belum tepat, kamu harus belajar lebih giat lagi dari sekarang. Agar 10-15 tahun kedepan, kamu bisa menggantikan posisi kemdikbud atau duduk di pemerintahan, dan memperbaiki apa yang menurut kamu harus diperbaiki.





Udah de, nasib jadi siswa hehe :'3

Ohya, ini ada sedikit video yang insyaallah bisa menjadi inspirasi bagi teman-teman. Silahkan ditonton lalu renungkan. :)







Share:
Post a Comment