Jul 15, 2016

Allah Sebaik-Baiknya Pembuat Rencana

Teman,
Ketika hasil yang kau dapatkan tak sebanding dengan jerih payahmu selama ini, bersabarlah.
Kuatkan hatimu, dan janganlah sampai engkau berprasangka buruk pada-Nya.
Karena DIA adalah sebaik-baiknya pembuat rencana.

Teman,
Memang menyakitkan ketika mengetahui bahwa hasil yang diperoleh tidak sesuai dengan ekspetasi.
Menyedihkan, ketika kita telah mengorbankan waktu, tenaga, serta pikiran hanya untuk mendapatkan hasil yang terbaik tetapi tidak sesuai dengan ekspetasi, bahkan realitanya sekalipun. Sangat meleset dari perkiraan.

Tak apa.
Kau tau?
Kadang, kita seharusnya bersyukur diberi kesempatan gagal oleh-Nya. 
Karena, dari kegagalan kita banyak belajar tentang nilai-nilai kehidupan yang tak pernah diajarkan ketika kita duduk dibangku sekolah maupun perguruan tinggi.

Kita belajar, bagaimana mengikhlaskan sesuatu.
Kita belajar, bagaimana cara menghargai waktu agar tidak lagi terbuang sia-sia.
Kita belajar, bagaimana agar semangat di dalam jiwa tetap kokoh meski gagal telah menghampiri.
Kita belajar, bagaimana caranya bersyukur.. bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan gagal oleh-Nya.

Teman.
Pun aku pernah berada di posisimu.
Sungguh, itu sangat menyakitkan. 
Bahkan aku sempat berprasangka buruk pada-Nya.
Menganggap bahwa Dia tak adil padaku,
Menganggap bahwa Dia tak sayang padaku,
Menanggap bahwa Dia berlaku kejam padaku.
Ah. 
Betapa dangkalnya pemikiranku pada saat itu.

Sungguh, padahal Dia adalah Dzat yang Maha Berkuasa.
Menjadikanku nomor satu? Itu hanya hal kecil bagi-Nya.
Namun, mengapa Dia tak menjadikan aku menjadi yang terbaik?
Padahal, aku bisa dan mampu-mampu saja. 

Karena, jika aku dijadikannya yang terbaik, bisa saja aku bersikap pongah dan bangga terhadap diri sendiri.
Padahal sungguh, semua kemampuan yang kumiliki ini adalah dari-Nya dan akan kembali kepada-Nya jua.
Bahkan, bisa saja aku bersikap acuh dan kembali lalai pada-Nya.
Astaghfirullah..

Dia memang Maha Bijaksana lagi Maha Mengetahui.
Kau ingat ayat ini?

Qs. Al-Baqarah : 216

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu, Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”

Satu pelajaran lagi yang dapat ku petik,
Bahwa Dia akan memberikan apa yang kamu butuhkan, bukan apa yang kamu inginkan.

Teman.
Ku harap, esok tak ada lagi tangis di pipi merahmu.
Tak ada lagi kesedihan menodai wajahmu.
Percayalah, bahwa akan ada rencana indah dari-Nya setelah ini.
Percayalah, bahwa Dia adalah sebaik-baiknya pembuat rencana. :)







Palembang, 15 Juli 2016.
Ditengah dingin yang menusuk qolbu.

Ttd.
Teman seperjuangan
Share:
Post a Comment