Apr 5, 2016

Kuatkan Hatimu, Ukh!



Mengapa aku ini?
Tiba-tiba senyum sendiri.
Tiba-tiba melamun sendiri.
Tiba-tiba galau sendiri.

Apa ini pertanda yang sering dikatakan oleh kebanyakan orang, bahwa inilah  pertanda masa transisi dari remaja menuju kedewasaan?

hmm, kurasa kurang logis bila langsung mengecap bahwa ini adalah pertanda masa transisi dari remaja menuju kedewasaan. Buktinya, teman-temanku banyak yang hampir tidak pernah mengalami ini sebelumnya. Toh, mereka malah merasa fun dengan masa transisi mereka sendiri.

Sepertinya, ini bukan karena peralihan masa remaja menuju kedewasaan. 
Tapi, ini karena benteng imanku yang mulai melemah.

Ya. 
Ini karena benteng imanku yang mulai melemah.
Mulai rapuh tergores godaan syaiton.
Mulai keropos termakan bujuk rayuan syaiton.
Mulai patah terpotong oleh nafsu syahwat belaka.

Sepertinya syaiton telah berhasil menggodaku.
Sepertinya syaiton telah berhasil menjerumuskanku kedalam lubang nista ini.
Sepertinya syaiton telah berhasil menjebakku.

Astaghfirullahal 'adzim!!

Apa yang telah kulakukan?

Bukankah perbuatan ini sangat dibenci oleh Allah SWT?
Bukankah Allah telah cukup banyak menyebutkan perbuatan buruk ini di dalam Al-Qur'an?
Bukankah Allah telah memperingatkan melalui Al-Qur'an, bahwa perbuatan ini akan diberi hukuman yang sangat berat?
Bukankah Ibu & Bapak Guru Agama sudah sering mengajarkan, bahwa perbuatan ini sangat dilarang oleh Islam?
Bukankah para mentormu telah sering mengingatkanmu dan mengantisipasi agar kau tidak terjerumus dalam perbuatan yang sangat Allah SWT benci?


Sadarlah ukhti..
Ini hanya rasa nafsu semata.
Ini hanya rasa nafsu yang terus dikirim oleh syaiton untuk menggodamu.
Ini bukan cinta.
Ini hanya sekedar nafsu belaka.

Yaa ukhti..
Kau hanya perlu bersabar dan terus bersabar.
Bukankah kau sendiri yang sering mengatakan, bahwa "semua akan indah pada waktunya?"
Bahwa Allah memiliki ketetapan-ketetapan yang jauh lebih indah daripada harapan kita semata.
Bukankah benar begitu, ukh?

Bersabarlah ukhti..
Terus perbaiki hubungan dengan Allah.
Mengadulah kepada-Nya, karena Allah adalah tempat sebaik-baiknya kau bersandar dan mencurahkan segala isi hati.
Perkencang tilawahmu setiap hari.
Teruslah bersedekah.
Kuatkan tiang agamamu, ukh!

Sesungguhnya, perasaan ini suci.
Dan, jangan kau nodai kesuciannya dengan noda-noda syahwat semata.

Tetap istiqomah dengan pilihanmu ukhti...
Jika memang terbaik, Allah pasti akan mempertemukan dengan cara yang tidak pernah kau duga sebelumnya.
Jika bukan yang terbaik, Allah pasti akan menggantikannya dengan yang lebih baik lagi.

Kau harus percaya, ukhti.
Bahwa Allah pasti akan menepati janji-janji-Nya.



- Selasa, 5 April 2016 -
- H+2 -


Share:
Post a Comment