Nov 13, 2015

Organisasi? Why Not!

“Gaes,besok kita kumpul yaa. Biasa rapat bulanan. Jangan gak dateng loh!”

“Temen temen,besok datang pagi ya. Acara dimulai pukul 8. Jangan ngaret!”

-----------------------------------------------------------------------------

Mungkin untuk temen temen sebagian yang aktif di organisasi udah gak asing lagi denger kata kata diatas,yekan?:p

Pernah gak sih ngalamin ini; disaat kita lagi asik-asiknya belajar tiba tiba dapat sms pemberitahuan kalo besok disuruh ngumpul. Atau disaat kita lagi menikmati waktu luang,tiba tiba dapat sms pemberitahuan bahwa besok harus datang pagi pagi karena akan diadakan rapat. Huaa,bête banget pastinya kan. Tapi,kalian tau gak?

Kalian itu sebenarnya berbeda loh. 
Kemampuan komunikasi individu dapat diasah dengan
mengikuti dan aktif di suatu organisasi
Ketika temen temen yang lain sedang asik-asiknya menikmati waktu luang,kalian malah disibukkan oleh kegiatan organisasi. 

Ketika temen temen lainnya bisa fokus belajar,kalian harus cari cara bagaimana agar sekolah dan organisasi tetap jalan dan seimbang.

           
Sering banget ane denger dari temen temen,bahwa mengikuti organisasi itu gak penting dan hanya menghabiskan waktu. Padahal,mengikuti suatu kegiatan dan aktif menjadi bagiannya itu sangat penting untuk mengembangkan kemampuan dasar kita. 

Kemampuan dasar atau istilah bekennya soft skills itu adalah istilah sosiologis yang berkaitan dengan kecerdasan emosional, sifat kepribadian, ketrampilan sosial, komunikasi, berbahasa, kebiasaan pribadi, keramahan, dan optimisme yang mencirikan kemampuan seseorang dalam berhubungan dengan orang lain. Soft skills merupakan kecerdasan emosional dan sosial (Emotional Inteligence Quotient) yang sangat penting untuk melengkapi hard skills atau kecerdasan intelektual (Intelligence Quotient). (Wikipedia)

Jadi sudah jelas kan gaes? 



Di organisasi,kita gak cuma belajar ilmu intelektual, tapi kita juga belajar ilmu tentang emosional. 
Kita belajar bagaimana cara berkomunikasi dan berbahasa yang baik. 
Kita belajar untuk saling menerima perbedaan pendapat.
Kita belajar untuk selalu mengedepankan kepentingan umum dibanding kepentingan pribadi.
Kita belajar untuk selalu optimis meski peluang untuk berhasil sangat sedikit.
Kita belajar untuk saling peduli terhadap sesama.
Dan yang paling penting menurut ane,
Kita belajar untuk bisa saling menahan EGO...

Coba deh kita bandingin antara anak yang aktif di organisasi dengan anak yang gak ikut organisasi sama sekali.Jelas berbeda bukan? 
Perbedaan ini terlihat dari kecerdasan emosional [ESQ] mereka tadi.
Memang,hasil dari kita mengikuti organisasi ini tidak langsung terlihat secara nyata. Namun,hasilnya Insya Allah akan terlihat setelah 5-10 tahun nanti.

SO???
Masih mikir kalo ikut organisasi itu gak penting?

-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Share:
Post a Comment